Home Dalam Negeri Polisi Ungkap Teroris NII Sumbar Ingin Menggulingkan Pemerintah

Polisi Ungkap Teroris NII Sumbar Ingin Menggulingkan Pemerintah

246
0
Teroris NII Sumbar
Teroris NII Sumbar

SMARTLAPAK.COM – Polisi Ungkap Teroris NII Sumbar Ingin Menggulingkan Pemerintah Densus 88 antiteror Polri belum lama ini mengungkapkan apabila 16 orang tersangka teroris yang berafiliasi dengan NII di Sumatera Barat ditetapkan sebagai tersangka dimana dalam pengakuan 16 orang tersebut Mereka ingin menggulingkan pemerintahan yang sah dan ingin membuat gaduh di NKRI.

Polisi ungkap teroris NII Sumbar ingin menggulingkan pemerintah Presiden Jokowi KH Ma’ruf amin dimana sebelumnya pihak kepolisian menangkap sebanyak 16 orang anggota Negara Islam Indonesia di Sumatera Barat dan selanjutnya dari hasil pengakuan, ternyata mereka mempunyai niat yang sangat buruk untuk menggulingkan pemerintahan presiden Jokowi.

Polisi Ungkap Teroris NII Sumbar Ingin Menggulingkan Pemerintah

Kepada awak media, polisi mengungkapkan apabila belasan anggota NII Sumbar mempunyai niat untuk menggulingkan pemerintahan dengan memanfaatkan situasi yang sekarang ini pernah kacau baik dikarenakan pandemi dan juga kelangkaan minyak goreng.

Menurut kombes Aswin Siregar selaku kepala bagian bantuan operasi Densus 88 anti teror Polri, setelah pihaknya melakukan interogasi kepada 16 anggota NII Sumbar ternyata dari pengakuan tersangka teroris, apabila mereka mempunyai niat untuk menggulingkan pemerintahan yang sah dan mereka pun memanfaatkan kondisi NKRI yang sekarang ini dalam keadaan kacau dan mereka pun ingin negara Indonesia dalam keadaan Chaos.

Selanjutnya menurut Kombes Aswin Siregar, apabila tersangka bertekad ingin mengubah ideologi Pancasila dengan syariat Islam dan selanjutnya menurut Kombes Aswin seluruh tersangka aktif melakukan kegiatan latihan militer alias IdaD secara rutin melalui berbagai kegiatan yang mereka lakukan.

Menurut Kombes Aswin para tersangka melakukan rekrutmen untuk bergabung dengan NII secara massif di Sumatera Barat dan upaya tersebut dilakukan terhadap anak dibawah umur di mana menurut Aswin penangkapan 16 tersangka teroris dilakukan untuk mengungkap struktur jaringan NII di tingkat pusat sampai tingkat daerah.

Diketahui apabila Negara Islam Indonesia adalah kelompok yang dipimpin sekarmaji Marijan Kartosuwiryo dimana dirinya memproklamasikan NII yang dikenal dengan nama Darul Islam bulan Agustus 1949.

Selanjutnya Kartosuwiryo mengaku kecewa dengan Indonesia yang memilih menjadi negara republik dimana Kartosuwiryo dikenal sebagai murid HOS Cokroaminoto di masa silam di mana ia menambahkan Indonesia jadi negara yang menerapkan Syariah Islam.

Untuk basis Kartosuwiryo paling besar adalah di Jawa Barat terutama di daerah Tasikmalaya dan juga daerah Garut di mana kegiatan mereka sempat merepotkan pemerintahan Indonesia mulai tahun 1945-1950 sampai kemudian presiden Soekarno meminta aparat untuk bertindak tegas kepada para pengacau NII.

Selanjutnya Kartosuwiryo ditangkap di Gunung geber di daerah rakutak Bandung Jawa Barat pada bulan Juni 1962 melalui sebuah operasi pagar betis yang dilakukan oleh pihak TNI dan selanjutnya Kartosuwiryo langsung dieksekusi mati setelah diketahui dirinya sosok pemimpin teroris.

Riwayat Darul Islam atau tentara Islam Indonesia atau di beberapa daerah disebut grombolan bukan hanya ada di Jawa Barat saja akan tetapi ada di daerah lain sebut saja pimpinan Daud Beureueh di Aceh dan Kahar Muzakkar di Makassar semua pentolan NII telah mati ditumpas oleh TNI.

Previous articleFakta Vanessa Khong Yang Diisukan Putus Dari Indra Kenz
Next articleJadwal Sidang Isbat 2022 Penentuan Awal Puasa Ramadhan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here