Home Dalam Negeri Fakta Erupsi Gunung Semeru Yang Bikin Haru

Fakta Erupsi Gunung Semeru Yang Bikin Haru

386
0
Erupsi Gunung Semeru IGjugo Nusantara Export
Erupsi Gunung Semeru IGjugo Nusantara Export

SMARTLAPAK.COM – Fakta Erupsi Gunung Semeru Yang Bikin Haru Erupsi gunung Semeru menjadi kabar Haru bagi masyarakat yang ada di sana dan juga masyarakat Indonesia apalagi diketahui sampai saat ini sudah memakan korban jiwa sebanyak 13 orang meninggal akibat ganasnya nya bencana alam tersebut. Bukan hanya itu saja, warga mengalami luka bakar pasca erupsi Gunung Semeru yang ada di Lumajang Jawa Timur dan dikabarkan sebanyak 38 warga sampai saat ini masih memerlukan penanganan medis.

Ada beberapa fakta yang berhasil kami rangkum tentang erupsi Gunung Semeru yang bikin haru apa lagi erupsi kali ini memakan banyak korban baik meninggal sampai korban terluka dan hal ini sudah tercatat seperti diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Lumajang yaitu dr Bayu Wibowo. Sebanyak 38 warga mengalami luka bakar dan selanjutnya 13 orang dikabarkan meninggal dunia.

Di tempat lain berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan jumlah korban luka bakar untuk Kecamatan candipuro sebanyak 45 orang dan selanjutnya dikabarkan 1 orang meninggal dunia dan 10 orang belum dievakuasi karena Medan yang sangat beras dan selanjutnya ratusan warga mengungsi ke lokasi yang aman.

Fakta erupsi gunung Semeru

Berikut adalah beberapa fakta yang berhasil kami rangkum dari berbagai sumber di internet tentang bencana alam erupsi gunung Semeru yang sampai saat ini terus menjadi perbincangan netizen.

Proses evakuasi warga yang sulit

Dikarenakan jalan tertutupi bekas erupsi gunung Semeru dan terjadinya pohon tumbang hal ini mengakibatkan tim relawan yang tergabung dalam tim SAR sangat kesulitan ketika mereka akan mengevakuasi warga.

Pemerintah Kabupaten Lumajang saat ini masih terus membutuhkan bantuan relawan untuk melakukan evakuasi warga terutama yang ada di Dusun kamar Kajang dan desa sumberwuluh.

Semeru status level 2

Wawan Hadi selaku kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan bPBD kabupaten Lumajang apabila untuk status Gunung Semeru saat ini berada di level 2 Waspada akan tetapi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta kepada seluruh warga yang ada di kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan candipuro untuk diungsikan sementara waktu.

Selanjutnya pakar vulkanologi Surono memberikan penjelasan warga yang ada di sekitar sungai yang berhulu di Gunung Semeru untuk tetap Waspada dikarenakan awan panas guguran yang keluar cukup besar dan hal ini sangat berbahaya ya dan akan berbahaya Apabila terjadi hujan karena bisa menimbulkan lahar panas dan juga dengan tenaga yang sangat besar

Penambang pasir terjebak

Dikabarkan sebanyak 10 orang penambang pasir yang ada di daerah Lumajang hilang ketika Gunung Semeru mengalami erupsi dan selanjutnya 8 orang diduga terjebak di kantor perusahaan tambang pasir di kampung renteng, desa sumberbulu Kecamatan candipuro.

Indah amperawati masdar selaku wakil bupati Lumajang mengatakan apabila para penambang sempat mengirimkan video untuk meminta pertolongan sehingga sampai saat ini 10 penambang masih dilakukan pencarian di mana 8 orang diduga terjebak di kantor perusahaan tambang yang ada di kampung renteng akan tetapi, petugas belum berhasil menghubungi HP milik 8 korban dan tim BPBD masih belum berhasil menuju ke lokasi karena derasnya Abu panas

Jembatan putus

Selanjutnya jembatan penghubung antara Lumajang dan Malang yang lokasinya Berada di kecamatan candipuro mengalami putus akibat diterjang erupsi dan video detik jembatan Gladak putus diterjang lahar dingin Semeru menjadi viral di media sosial.

Hujan abu di Malang

Dari laporan BPBD kabupaten Malang, hujan abu terpantau di 6 kecamatan di antaranya Kecamatan Ampelgading selanjutnya Kecamatan Tirtoyudo sampai Kecamatan poncokusumo dan yang paling parah terkena dampak hujan abu yaitu di Kecamatan Tirtoyudo.

Previous articleJenis, Gejala dan Gangguan Menstruasi Yang Jarang Diketahui
Next article5 Tips Mengatasi Hidung Tersumbat Ketika Tidur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here