Home Dalam Negeri 8 Kriteria Capres Versi Adian Napitupulu dan Aktivis Pena 98

8 Kriteria Capres Versi Adian Napitupulu dan Aktivis Pena 98

107
0
8 Kriteria Capres Versi Adian Napitupulu Dan Aktivis Pena 98
8 Kriteria Capres Versi Adian Napitupulu Dan Aktivis Pena 98

SMARTLAPAK.COM – 8 Kriteria Capres Versi Adian Napitupulu dan Aktivis Pena 98 Pena 98 atau Persatuan nasional aktivis belum lama ini resmi menetapkan 8 kriteria calon presiden yang akan mereka dukung pada pemilu 2024 dan hal tersebut diungkapkan oleh Adian Napitupulu selaku Sekjen pena 98 bersama rekan di persatuan tersebut Belum lama ini di depan awak media.

Terdapat sedikitnya 8 kriteria capres versi Adian Napitupulu dan aktivis 98 yang tergabung dalam pena 98 yang belum lama ini diungkapkan kepada awak media yang langsung diungkapkan oleh sekretaris jenderal adian Napitupulu dan Erwin Usman sebagai anggota presidium.

Erwin menjelaskan apabila kriteria pertama untuk capres 2024 yang akan mereka dukung yaitu mereka yang harus menjaga Pancasila, berpegang teguh pada UUD 45, setia terhadap NKRI, dan wajib menghargai perbedaan dan menjaga kebhinekaan Tunggal Ika.

Selanjutnya menurut Erwin, kriteria kedua yaitu tidak mempunyai rekam jejak memakai kekerasan dan bukan bagian dari rezim orde baru dikarenakan menurutnya seorang calon presiden harusnya tidak mempunyai watak bercorak Orde Baru yaitu militeristik dan melakukan nepotisme.

“Apalagi jika berafiliasi bersama rezim orde baru Maka dipastikan tidak akan bisa membawa negara Indonesia melangkah lebih maju tanpa beban di masa lalu,” tegas Erwin

Pena 98 selanjutnya menetapkan kriteria capres yang ketiga yaitu tidak pernah terlibat dalam penggunaan politik identitas dikarenakan menurutnya, capres yang mempunyai rekan jejak politik identitas harus diwaspadai dikarenakan masyarakat berharap negara Indonesia akan menjadi negara modern yang multi etnis, kultur, identitas,ras dan keyakinan.

Selanjutnya Erwin mencermati rekam jejak capres menjadi penting seperti apakah dia pernah terlibat atau memakai dan membiarkan penggunaan politik identitas maka dipastikan jika memang benar akan mereka jauhi dan wajib diwaspadai.

Selanjutnya kriteria keempat yaitu tidak pernah terlibat dalam kasus pelanggaran hak asasi manusia dikarenakan menurut Erwin jika pelanggaran HAM adalah kejahatan kemanusiaan terbesar.

Selanjutnya ia mengajak kepada masyarakat untuk memastikan calon presiden 2024 yang akan datang bukan bagian dari kasus pelanggaran HAM dikarenakan bisa saja peristiwa pelanggaran HAM terulang kembali dan ia berharap jika pelanggaran HAM tidak terulang lagi untuk alasan apapun.

Selanjutnya kriteria ke-5 menurut Oktaviansyah salah seorang anggota presidium pena 98 yaitu calon presiden tidak pernah terlibat kasus korupsi dan hal ini sesuai dengan dua ketetapan MPR yang menyatakan penyelenggaraan negara bebas dari korupsi kolusi dan nepotisme tepat di nomor XI/1998 serta Nomor VIII/2001 yang mengatur pencegahan tindak pidana korupsi.

“Calon presiden yang akan datang haruslah figur yang dipastikan tidak sedang atau pernah tersangkut kasus korupsi apapun,” kata Oktaviansyah

Selanjutnya kriteria ke-6 harus dipastikan akan melanjutkan program kerja Presiden Jokowi dengan tujuan supaya pembangunan yang dilakukan setiap pemimpin bisa dilanjutkan sehingga tidak maka dan hasilnya sia-sia.

Menurut Oktaviansyah untuk kriteria ketujuh harus berkomitmen memperjuangkan agenda reformasi, menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu, menjaga lingkungan, dan harus mewujudkan reformasi Agraria.

Dilanjutkan menurut Kiki Rizki Yoctavian yang juga anggota presidium pena 98 untuk kriteria terakhir calon presiden 2024 yaitu harus berkomitmen memperkuat ekonomi yang berpihak kepada masyarakat.

Selanjutnya diketahui apabila pena 98 resmi memandang apabila keberpihakan kepada rakyat tersebut harus tercermin dan bukan hanya dari kata-kata Semata.

Diketahui sebelumnya apabila persatuan nasional aktivis 98 resmi meresmikan kantor Graha Pena 98 yang ada di jalan Hos Cokroaminoto di daerah Menteng Jakarta Pusat dan acara ini dihadiri sejumlah aktivis 98 dan sejumlah politisi dari berbagai partai politik dan dihadiri juga oleh Bambang susatio selaku ketua MPR yang turut memberikan dukungan dalam acara tersebut.

Previous articleElektabilitas Fahri Hamzah Langsung Saingi AHY di Bursa Calon Wakil Presiden 2024
Next articleDisindir PDIP Terkait Sistem Pemilu, Partai Demokrat Langsung Melawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here