Home Dalam Negeri Ribuan Kader Nasdem Indramayu Keluar Akibat Dugaan Jual Beli Nomor Urut

Ribuan Kader Nasdem Indramayu Keluar Akibat Dugaan Jual Beli Nomor Urut

519
0
Ribuan Kader Nasdem Indramayu Keluar Akibat Dugaan Jual Beli Nomor Urut
Ribuan Kader Nasdem Indramayu Keluar Akibat Dugaan Jual Beli Nomor Urut

SMARTLAPAK.COM – Ribuan Kader Nasdem Indramayu Keluar Akibat Dugaan Jual Beli Nomor Urut Diketahui sebelumnya apabila ribuan kadar yang berasal dari Indramayu resmi mengundurkan diri dari Partai Nasdem yang dipimpin oleh Surya Paloh akibat dugaan adanya jual beli nomor urut dan juga tuduhan adanya mahar Rp3,5 Miliar. Ternyata pemberitaan ini langsung heboh dan membuat kontroversi bagi partai yang mengaku anti palak tersebut.

Ketua dewan pertimbangan Partai Nasdem jabar yaitu rajiv belum lama ini langsung memberikan klarifikasi terkait ribuan kadar Nasdem Indramayu yang keluar dari Partai Nasdem akibat adanya dugaan jual beli nomor urut di mana menurutnya partai Nasdem tidak melakukan hal tersebut dan semua pernyataan dari ketua DPD Partai Nasdem kabupaten Indramayu Husein Ibrahim adalah tidak benar.

Diketahui sebelumnya apabila ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Indramayu yaitu Husen Ibrahim mengaku dirinya diminta setoran uang sebesar Rp3,5 miliar agar bisa memperoleh nomor urut 1 atau nomor urut 2 untuk Dapil Jawa Barat untuk mencarikan DPR RI yang akan datang.

Selanjutnya menurut Rajiv apabila pihaknya sama sekali tidak memungut biaya apapun kepada seluruh kader yang ingin nyaleg pada pilpres 2024 di mana pernyataan Husen terkait jual beli nomor urut adalah klaim tanpa bukti dan hal ini akan dibawa ke ranah hukum.

“Saya tegaskan apabila Partai Nasdem membantah adanya politik mahar dan jual beli nomor urut di Jawa Barat termasuk salah satunya di Indramayu,” kata Rajiv

Selanjutnya menurut politikus dari Partai Nasdem tersebut dirinya meminta kepada husein Ibrahim agar bisa membuktikan seluruh pernyataannya dan jika dalam dua kali 24 jam dirinya tidak bisa membuktikan seluruh ucapannya, maka dipastikan Partai Nasdem Jawa Barat akan membawa permasalahan tersebut ke jalur hukum dikarenakan menurutnya Tudingan dari Husen sudah mencemarkan nama baik kepada Nasdem dan juga pengurus DPW Partai Nasdem.

Namun apabila Tudingan tersebut memang benar dan disertai seluruh bukti yang valid, maka DPP Partai Nasdem dipastikan akan memberikan sanksi yang sangat tegas kepada pihak yang meminta mahar politik untuk penentuan nomor urut.

“Kami memberikan waktu dua kali 24 jam dan apabila Husein Ibrahim tidak bisa membuktikannya maka akan dilaporkan secara hukum atas tuduhannya dan apabila memang benar terjadi hal tersebut, maka Partai Nasdem akan memecat dan memproses kadar yang melakukannya,” pungkas Rajiv

Previous articleBiodata Hary Tanoesoedibjo Ketum Partai Perindo dan Bos MNC Group
Next articleDokter Tifa Ngamuk Akibat Junjungannya Anies Dijegal Sampai Tebar Ancaman di Sosmed

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here