Home Dalam Negeri Membongkar 3 Surat Perjanjian Anies dan Sandiaga Termasuk Utang Rp50 Miliar

Membongkar 3 Surat Perjanjian Anies dan Sandiaga Termasuk Utang Rp50 Miliar

128
0
Membongkar 3 Surat Perjanjian Anies Dan Sandiaga Termasuk Utang Rp50 Miliar
Membongkar 3 Surat Perjanjian Anies Dan Sandiaga Termasuk Utang Rp50 Miliar

SMARTLAPAK.COM – Membongkar 3 Surat Perjanjian Anies dan Sandiaga Termasuk Utang Rp50 Miliar Anis Baswedan dan sandiaga Uno saat ini tengah menjadi perbincangan warganet Usai terbongkarnya 3 surat perjanjian Anies dan sandiaga termasuk dikabarkan masalah utang piutang yang mencapai Rp50 miliar yang sudah diteken oleh keduanya di saat akan mencalonkan Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017 yang lalu.

Pemberitaan 3 surat perjanjian Anies Baswedan dan sandiaga Uno termasuk salah satunya yang paling menggemparkan yaitu masalah utang piutang sampai Rp50 miliar terungkap di publik dan saat ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan warganet apalagi diketahui hampir seluruh politikus dari partai Gerindra berbicara terkait hal tersebut salah satunya diungkapkan oleh politikus senior Gerindra yaitu Fadli Zon.

Membongkar 3 Surat Perjanjian Anies dan Sandiaga Termasuk Utang Rp50 Miliar

Dikabarkan apabila surat perjanjian yang pertama ditekan bersama Prabowo Subianto yaitu ketua umum partai Gerindra yang saat itu memberikan dukungan penuh kepada Anies Baswedan dan sandiaga Uno untuk mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017 yang lalu di mana keduanya menang dan bisa mengalahkan Rival mereka salah satunya mengalahkan Ahok.

Dikabarkan apabila surat yang sama ditekan oleh sandiaga Uno yang saat itu mencalonkan sebagai wakil gubernur bersama Anies Baswedan. Menurut sandiaga, apabila surat perjanjian tersebut disusun bersama politikus Gerindra yaitu Fadli Zon malahan Fadli Zon menulis pangan perjanjian ini dan selanjutnya dibubuhi oleh materai walaupun diketahui menurut sandiaga dirinya tidak merinci isi perjanjian tersebut.

Akan tetapi menurut sandiaga Uno apabila surat tersebut sekarang ini dipegang oleh sufmi dasco yaitu politikus dari partai Gerindra sampai saat ini.

Banyak dugaan dari masyarakat apabila surat perjanjian tersebut berisi kesepakatan apabila Anies Baswedan akan memberikan dukungan apabila Prabowo suatu hari nanti mencalonkan diri kembali sebagai presiden akan tetapi Gerindra dan juga pihak Anis Baswedan yang saat ini resmi dicalonkan oleh partai Nasdem Demokrat dan Partai PKS sebagai bakal capres pada pemilu 2024 tidak mau buka suara tentang hal tersebut.

Selanjutnya perjanjian kedua yaitu pembagian masalah tugas antara gubernur dan wakil gubernur yaitu sandiaga Uno dan dikabarkan perjanjian kedua diungkap langsung oleh wakil ketua umum Golkar Erwin Aksa belum lama ini di salah satu podcast Akbar Faisal di channel YouTube pada hari sabtu 4 Februari 2023.

Menurut politikus Golkar Erwin Aksa apabila perjanjian tersebut dibuat menjelang Pilkada Jakarta 2017 dan yang menyusunnya sendiri diantaranya Erwin Aksa bersama pengacara sandiaga Uno yaitu Rikrik Rizkiyana.

Dikabarkan apabila sudah penyanyi tersebut dibuat atas pendorongan paman dari politikus Erwin Aksa yaitu aek Jusuf Kalla dan selanjutnya menurut Erwin Aksa, apabila surat perjanjian pembagian tugas hampir mirip yang dibuat oleh SBY dan Jusuf Kalla ketika keduanya mencalonkan diri pada Pilpres 2004 yang lalu.

Ketiga yaitu surat perjanjian hutang piutang antara Anies Baswedan dan sandiaga Uno dengan adanya perjanjian tersebut diungkap oleh Erwin Aksa ketika ditanya oleh Akbar Faisal melalui channel YouTube miliknya.

Pada kanal YouTube diungkapkan apabila Anis menekan surat perjanjian untuk meminjam uang Rp50 miliar dari sandiaga Uno pada Pilkada 2017 selanjutnya uang tersebut dipakai untuk membiayai logistik Pilkada DKI Jakarta 2017 yang lalu.

Selanjutnya untuk masalah surat perjanjian hutang piutang dikabarkan disusun oleh RikRik yang saat itu menjadi pengacara sandiaga dan belakangan diangkat menjadi komisaris perumda Pasar Jaya ketika Anies Baswedan menjadi gubernur DKI Jakarta.

Walaupun begitu, baik Anies dan sandiaga Uno sampai saat ini belum memberikan penjelasan tentang kedua surat perjanjian terakhir di atas dan Akbar Faisal mengatakan akan mengundang Anies Baswedan bersama tim supaya bisa memberikan klarifikasi tentang hal ini.

Previous articleHook Up on Tinder
Next article7 Poin Isi Perjanjian Politik Anies dan Prabowo Versi Fadli Zon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here