Home Tekno BIN Sebut Hacker Bjorka Adalah Peretas Gadungan dan Tukang HOAX

BIN Sebut Hacker Bjorka Adalah Peretas Gadungan dan Tukang HOAX

65
0
BIN Sebut Hacker Bjorka Adalah Peretas Gadungan
BIN Sebut Hacker Bjorka Adalah Peretas Gadungan

SMARTLAPAK.COM – BIN Sebut Hacker Bjorka Adalah Peretas Gadungan dan Tukang HOAX Seperti diketahui apabila Hacker Bjorka mengaku jika dirinya mempunyai sejumlah surat milik Presiden Jokowi pada hari Jumat 9 September dimana beberapa surat termasuk dari Badan Intelijen Negara atau Bin diunggah oleh Nya melalui situs https://breached.to/ yang diklaim oleh sang peretas sebagai milik Presiden Jokowi untuk masa jabatan 2019 sampai 2021. Akan tetapi pernyataan tersebut langsung dibantah oleh Badan Intelijen Negara malahan BIN mengatakan dan apabila orang tersebut adalah peretas gadungan dan penyebar hoax.

Hacker Bjorka yang mengklaim mempunyai sejumlah surat pribadi milik Presiden Jokowi dan Badan Intelijen Negara yang mengklaim apabila dirinya mengantongi transaksi surat di tahun 2019 sampai tahun 2021 dan juga sejumlah dokumen yang dikirimkan kepada Presiden termasuk kumpulan surat yang dikirim oleh BIN yang diberi label rahasia. Namun dipastikan menurut pihak Badan Intelijen Negara apabila sang peretas sudah menyebarkan hoax dan dianggap sebagai peretas gadungan.

BIN Sebut Hacker Bjorka Adalah Peretas Gadungan dan Tukang HOAX

Sebelumnya Hacker Bjorka mengklaim mempunyai surat yang total berisi 679.180 dengan ukuran dokumen 40 MB dengan kondisi terkompres dan selanjutnya 189 MB dalam kondisi tidak terkompres yang diunggah di akun website tersebut.

Pada website ini sang hacker ikut menampilkan beberapa sampel dokumen salah satunya surat dengan judul surat rahasia kepada presiden dalam amplop tertutup, selanjutnya permohonan dukungan sarana dan prasarana, sampai gladi bersih dan pelaksanaan upacara bendera dalam peringatan Hut ke-74 proklamasi kemerdekaan RI.

Motif pembocoran data tersebut diduga demi membuat pemerintah wah terus bergadang sampai batal liburan di akhir pekan dan diungkapkan oleh sang hacker yang mengaku Seperti hal tersebut.

Belakangan respon dari Badan Intelijen Negara langsung memberikan bantahan adanya kebocoran surat Presiden yang dilakukan oleh Hacker Bjorka eh di mana menurut Wawan hari Purwanto selaku juru bicara Bin mereka mengklaim jika seluruh dokumen tersebut dipastikan sangat aman terkendali dikarenakan memakai pengamanan berlapis dan nama samaran.

“Itu adalah hoax, dokumen bin aman terkendali dan dipastikan dan mereka adalah hacker gadungan,” tegas Wawan

Di tempat lain kepala sekretariat presiden Heru Budi Hartono langsung membantah adanya kebocoran data dan surat untuk presiden Jokowi dikarenakan menurutnya tidak ada surat maupun data apapun dari dan untuk presiden yang terkena serangan hacker sehingga dipastikan apabila yang diposting oleh orang tersebut adalah bohong.

Hacker Bjorka sebelumnya diduga mengaku sudah meretas 1,3 miliar data pendaftaran kartu SIM dan dijual di forum gelap data yang didapatkan dari Kementerian komunikasi dan Informatika di dalamnya berisi nomor induk keluarga, selanjutnya nomor telepon, nama provider, sampai tanggal pendaftaran.

Akan tetapi pihak kominfo membantah adanya kebocoran data dari pihak mereka dan hal tersebut diungkapkan oleh Sekjen Kementerian kominfo Mira thayyibah kepada awak media apabila diduga data pendaftaran singkat bukanlah dari pihak kominfo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here