Home Dalam Negeri Komjen Purn Susno Duadji Ngaku Diteror Usai Analisa Kasus Ferdy Sambo

Komjen Purn Susno Duadji Ngaku Diteror Usai Analisa Kasus Ferdy Sambo

131
0
Komjen Purn Susno Duadji Ngaku Diteror Usai Analisa Kasus Ferdy Sambo
Komjen Purn Susno Duadji Ngaku Diteror Usai Analisa Kasus Ferdy Sambo

SMARTLAPAK.COM – Komjen Purn Susno Duadji Ngaku Diteror Usai Analisa Kasus Ferdy Sambo Susno Duadji mantan Kabareskrim Polri berpangkat Komjen purnawirawan, belum lama ini mengaku apabila dirinya diteror oleh beberapa orang yang berasal dari pihak Kepolisian usai dirinya melakukan analisa terkait kasus Irjen Ferdy Sambo kepada Brigadir J.

Menurut komjen purnawirawan Susno Duadji apabila teror yang datang kepadanya dikarenakan dirinya suka berbicara terkait analisa kasus pembunuhan brigadir nopriansyah Yosua Hutabarat atau dikenal Brigadir J yang harus meregang nyawa yang diduga dilakukan oleh Bharada E eh dan disuruh ferdy Sambo.

Komjen Purn Susno Duadji Ngaku Diteror Usai Analisa Kasus Ferdy Sambo

Seperti diketahui Apabila kasus pembunuhan brigadir J langsung menjerat sejumlah nama salah satunya Jenderal bintang dua yaitu mantan kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dan selanjutnya susno menegaskan ketika melakukan teror pihak kepolisian datang menyambangi usaha pertambangan milik putranya yang berada di daerah Lahat Sumatera Selatan.

Menurut Susno pertambangan apa yang dimiliki oleh sang putri memang tidak diinformasikan lebih rinci akan tetapi dirinya hanya menjelaskan apabila para polisi tersebut datang ke pertambangan pada tanggal 16 Agustus 2022 tanpa ada undangan sama sekali.

Selanjutnya menurut Susno Duadji sejumlah polisi tersebut datang memakai mobil dinas dengan plat Jakarta termasuk dalam rombongan tersebut ada mobil Indonesia automotive fingerprint system atau inafis.

Menurut susno apabila kedatangan mereka dinilai tidak lain hanya untuk melakukan teror terlebih lagi para polisi tersebut datang kepada usaha pertambangan milik putrinya tanpa Membawa surat tugas dari instansi Kepolisian dan hal tersebut dipastikan adalah teror.

Seperti dikutip dari laman Tribunnews susno Duadji sempat memperlihatkan beberapa foto anggota polisi bersama mobil dinas yang mendatangi bisnis putrinya pada tanggal 16 Agustus yang lalu dan selanjutnya menurut dirinya, menduga apabila polisi ini berasal dari kelompok Polisi yang memang tidak suka karena dirinya banyak bicara terkait kasus yang menjerat Irjen Ferdy Sambo.

Kepada awak media Susno Duadji walaupun mendapatkan ancaman apapun dirinya tidak akan diam dan ia berjanji akan terus bersuara selama masih melihat adanya ketidakadilan pada kasus pembunuhan yang dialami oleh Brigadir J.

Previous articleB1 Bet É Confiável? Sim! Nota 4 De 5 Em Nossa Anális
Next articleBelasan Kantor PDIP dan Monumen Bung Karno Diresmikan Megawati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here