Home Dalam Negeri 2 Faktor Penyebab Cuaca Panas di Indonesia

2 Faktor Penyebab Cuaca Panas di Indonesia

214
0
Faktor Penyebab Cuaca Panas Di Indonesia
Faktor Penyebab Cuaca Panas Di Indonesia

SMARTLAPAK.COM – 2 Faktor Penyebab Cuaca Panas di Indonesia Belum lama ini warganet Dihebohkan dengan banyaknya pengakuan apabila di daerah mereka cuaca semakin panas terutama hal ini terjadi pada hari Rabu 27 oktober 2021. Suhu panas yang terjadi diantaranya di daerah Semarang, jawa Timur, kalimantan Selatan, sampai di Banjarmasin. Malahan cuaca panas di Indonesia langsung menjadi trending Twitter dan Hal ini diungkapkan oleh sejumlah netizen pada ceritanya.

Ternyata ada dua faktor penyebab cuaca panas di Indonesia yang mengakibatkan beberapa daerah merasakan hal yang sama dan Hal ini diungkapkan oleh pihak bMKG melalui Kepala koordinator prediksi cuaca badan meteorologi klimatologi dan geofisika yaitu Ida pramuwardani. Menurut BMKG, apabila di sejumlah wilayah di Indonesia saat ini memang sedang mengalami kondisi suhu panas harian yang umumnya dikarenakan kondisi cuaca cerah pada siang hari dan relatif lebih signifikan pada saat posisi semu matahari ada di area sekitar Equatorial.

Menurut ida pramuwardani, untuk pengunjung di bulan Oktober 2021, posisi semu matahari setelah berada di belahan bumi selatan dengan rincian 12° 52′ LS sehingga tidak salah apabila sejumlah daerah akan mengalami kondisi yang sama yaitu meningkatnya suhu panas yang akan terasa berbeda dengan panas pada umumnya.

“Kondisi ini mengindikasikan apabila di wilayah Indonesia Selatan ekuator akan memasuki masa musim hujan,” tegas Ida pramuwardhani.

Faktor Penyebab Cuaca Panas di Indonesia

Menurut Ida pramuwardani, ada dua faktor yang menjadi penyebab cuaca panas di Indonesia terutama di beberapa daerah dan menurutnya bukan adanya gelombang panas atau heatwave akan tetapi secara geografis wilayah Indonesia ada di area wilayah ekuatorial sehingga mempunyai karakteristik dinamika atmosfer yang berbeda dengan wilayah Lintang menengah tinggi.

Oleh sebab itu dengan adanya perbedaan karakteristik dinamika atmosfer ini maka bisa disebut apabila di wilayah Indonesia tidak terjadi fenomena yang dikenal dengan sebutan gelombang panas.

Menurut pihak BMKG, suhu maksimum terjadi pada hari Senin tanggal 26 Oktober di mana saat itu suhu panas mencapai 37 derajat celcius dan hal ini tercatat di Kota Surabaya dan selanjutnya 35 di Sentani Papua.

Sedangkan untuk wilayah di Jawa Timur suhu tercatat mencapai 37 derajat celcius, untuk wilayah Semarang 34,4 derajat Celcius, kalimantan 33 derajat Celsius, dan Ciputat mencapai 35 derajat Celcius.

Walaupun terbilang tinggi, akan tetapi menurut pihak BMKG besaran suhu yang tercatat masih tergolong normal dimana perubahan suhu maksimum untuk harian masih bisa terjadi dalam skala waktu harian dan hal ini tergantung pada kondisi cuaca atau tingkat perlawanan di suatu wilayah.

Lalu apa saja penyebab suhu panas di Indonesia, pihak BMKG langsung memberikan kejelasan jika hal ini dikarenakan dua faktor.

  1. Posisi semu matahari yang sekarang ini berada di BBS di lintang 2° 52′ LS yang selanjutnya menjadi salah satu pemicu adanya peningkatan suhu udara di Indonesia bagian selatan ekuator misalnya di Sumatera jawa Bali dan Nusa Tenggara.
  2. Suhu muka laut yang yang terbilang harga orang mati di perairan Indonesia yang mengakibatkan peningkatan kandungan uap di atmosfer dan selanjutnya menjadi dampak rasa berkeringat bagi masyarakat.

Selanjutnya untuk waktu suhu panas yang terjadi di beberapa daerah ini, pihak BMKG menjelaskan apabila kondisi suhu panas tersebut tidak bisa dipastikan akan berlangsung sampai kapan dikarenakan variasi suhu di Indonesia bukanlah bulanan akan tetapi harian dan sangat berbeda dengan yang ada di daerah lintang tinggi.

Previous articleFakta Sinetron Dari Jendela SMP Yang Dianggap Plagiat
Next articleТоп профессий в сфере маркетинга: какое направление выбрать?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here