Home Dalam Negeri Perang Opini PBNU dan PA 212 Semakin Memanas

Perang Opini PBNU dan PA 212 Semakin Memanas

114
0
Perang Opini PBNU Dan PA 212 Semakin Memanas
Perang Opini PBNU Dan PA 212 Semakin Memanas

SMARTLAPAK.COM – Perang Opini PBNU dan PA 212 Semakin Memanas Belakangan ini di media sosial perang opini antara PBNU dan Pa 212 mulai terlihat memanas dimana pada mulanya pa 212 akan melakukan aksi 212 yaitu reuni dan selanjutnya disentil oleh pengurus besar Nahdlatul Ulama di mana alumni Pa 212 bisa memecah belah bangsa Indonesia dengan adanya reuni yang sebetulnya menurut PBNU sudah tidak harus ada lagi seperti sekarang ini apalagi reuni tersebut pertama kali ada dikarenakan kasus ahok yang yang menista agama.

Perang opini PBNU dan Pa 212 semakin memanas di media sosial dimana menurut pengurus besar Nahdlatul Ulama atau PBNU apabila kelompok yang memecah belah bangsa adalah Pa 212 terutama rencana aksi 212 yang akan digelar pada tanggal 2 Desember 2022. Pasalnya menurut PBNU yang diungkapkan oleh Rahmat Hidayat Pulungan selaku Sekjen PBNU pada mulanya mengkritik rencana aksi dengan menyinggung gerakan pemecah belah bangsa dania menyentil kelompok ini sedang memainkan isu politik identitas.

Menurut Sekjen PBNU Rahmat Hidayat Pulungan dirinya menjelaskan bagi semua pihak yang terlibat langsung dan tidak langsung dirinya meminta untuk menghentikan seluruh gerakan yang memecah belah kesatuan bangsa Indonesia dan harus bisa mengedepankan politik gagasan dan harus menghentikan politik identitas.

Menurut Rahmat dirinya menilai politik identitas adalah kejahatan politik yang nantinya akan menjadi kejahatan kemanusiaan dania menjelaskan sebuah bangsa seharusnya mewarisi kebaikan untuk generasi muda bukan warisi energi negatif salah satunya politik identitas yang selama ini dilakukan oleh Pa 212.

Di lain tempat menurut Slamet Ma’arif selaku ketum pa 212 dirinya malah mempertanyakan alasan PBNU melakukan kritikan pedas tentang rencana aksi reuni 212 yang akan berlangsung pada tanggal 2 Desember dikarenakan menurut selamat sebaiknya PBNU mengurus sejumlah kadarnya yang terlibat kasus korupsi.

Selanjutnya menurut Slamet Ma’arif sebaiknya PBNU saat ini fokus pada oknum kadar yang melakukan korupsi walaupun tidak disebutkan nama akan tetapi belakangan ini bendahara umum PBNU Mardani Maming resmi jadi pesakitan di KPK usai kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Menurut selamat Ma’arif sebaiknya NU fokus mengurus kadar yang terlibat korupsi yang merampok uang rakyat dan yang terbaru yaitu masalah pemalsuan uang baik di pusat dan di daerah.

Slamet Ma’arif menuding balik PBNU dan mengatakan apabila mereka adalah pihak yang selama ini memecah belah bangsa dania mengutip pernyataan Menteri Agama yaqut Cholil qoumas yang ia duga sebagai otak pembubaran HTI dan FPI malahan sekarang sedang diincar yang berbau Wahabi supaya ya di gilas dari Indonesia.

Kepada awak media selamat maghrib menegaskan apabila aksi reuni 212 akan terus digelar pada tanggal 2 Desember yang akan datang dan mereka membawa tuntutan seperti reuni aksi 411 yaitu mendesak Presiden Jokowi untuk mundur dikarenakan mereka anggap sudah gagal dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin negara.

Previous articleMahfud MD Gandeng KPK Usai Pengakuan Ismail Bolong
Next articleAzərbaycanda Rəsmi Say

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here