Home Dalam Negeri Pasal Bagi Orang Berpura-pura Jadi Korban Kecelakaan Untuk Memeras

Pasal Bagi Orang Berpura-pura Jadi Korban Kecelakaan Untuk Memeras

181
0
Pasal Bagi Orang Berpura Pura Jadi Korban Kecelakaan
Pasal Bagi Orang Berpura Pura Jadi Korban Kecelakaan

SMARTLAPAK.COM – Pasal Bagi Orang Berpura-pura Jadi Korban Kecelakaan Untuk Memeras Di zaman sekarang ini yang memang sedikit kesulitan dalam mencari nafkah atau mencari uang banyak sekali jalan yang rela dihalalkan dengan cara apapun supaya bisa mendapatkan uang dan salah satunya video yang sempat viral yaitu orang yang berpura-pura jadi korban tabrak lari untuk memeras dan hal ini memang membuat sebagian masyarakat resah malahan mereka tidak mengetahui pasal yang harus diberikan kepada oknum tersebut sehingga pada artikel kali ini kami akan memberikan solusi yang tepat jika anda menjadi korban kejahatan di jalanan menggunakan pasal apa saja.

Pasal Bagi Orang Berpura-pura Jadi Korban Kecelakaan Untuk Memeras sebetulnya sudah ada dimana pasal ini Bisa Anda gunakan jika menjadi korban seperti pada aksi tindak kejahatan pemerasan dengan modus terbaru yang ada di Jakarta Timur yang videonya sempat viral di medsos. Modus terbaru ini yaitu berpura-pura dan selanjutnya meminta ganti rugi pada pengendara mobil yang sudah menjadi sasaran.

Pasal Bagi Orang Berpura-pura Jadi Korban Kecelakaan Untuk Memeras

Menurut Sigit N sudibyanto selaku advokat asal kota Solo dirinya menegaskan apabila pelaku yang berpura-pura tabrak lari bisa dikenakan pasal 368 kitab undang-undang terkait pemerasan di mana menurut Sigit tindak pemerasan harus dilakukan dengan ancaman apabila tidak ada ancaman maka Sulit dikatakan sebagai ancaman.

“Bagi mereka yang berpura-pura kecelakaan selanjutnya pada ujungnya meminta ganti mungkin sangat tepat kita memakai pasal 368 KUHP. Namun pastinya kita lihat terlebih dahulu unsur yaitu Barang siapa dengan maksud dia menguntungkan diri sendiri, pasti orang tersebut mengincar untung karena pura-pura dan hal tersebut sudah melawan hukum,” tegas Sigit

Menurut Sigit unsur dalam perkara tersebut harus ada seperti yang ada di dalam video sudah sangat jelas apabila pelaku memaki sambil mengejar korban dikarenakan dirinya mempunyai tujuan untuk menguntungkan diri dan menciptakan keadaan korban sebagai sasaran yang bersalah malahan bisa saja mengancam kepada korban Supaya apa yang ia inginkan terwujud dan dituruti.

Selanjutnya menurut Sigit untuk ancaman hukuman pasal 368 KUHP yaitu pasal pemerasan dihukum maksimal 9 tahun penjara. Walaupun saat itu pelaku mengancam dan gagal masih bisa di usut dengan pasal tersebut.

Isi pasal pemerasan 368 KUHP

Menurut sigit, pasal tersebut berbunyi barangsiapa bermaksud akan menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak atau memasakan orang dengan menggunakan kekerasan dan juga ancaman kekerasan dengan tujuan orang tersebut memberikan barang baik milik sendiri atau milik orang lain dan supaya membuat utang dan lainnya maka dihukum karena memeras dengan hukuman penjara selama 9 tahun penjara.

Previous articleBacaan Niat Puasa Rajab 2022 Terlengkap
Next articlePengantin NTB Ditinggal Kabur Mempelai Pria Ketika Akad Nikah Mendadak Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here