Home Dalam Negeri Partai Garuda Sebut Koalisi Perubahan Terlalu Lebay Dengan Drama Politik Terutama Anies-AHY

Partai Garuda Sebut Koalisi Perubahan Terlalu Lebay Dengan Drama Politik Terutama Anies-AHY

509
0
Partai Garuda Sebut Koalisi Perubahan Terlalu Lebay Dengan Drama Politik Terutama Anies AHY
Partai Garuda Sebut Koalisi Perubahan Terlalu Lebay Dengan Drama Politik Terutama Anies AHY

SMARTLAPAK.COM – Partai Garuda Sebut Koalisi Perubahan Terlalu Lebay Dengan Drama Politik Terutama Anies-AHY Teddy Gusnaidi selaku wakil ketua umum partai Garuda belum lama ini menyebut apabila koalisi perubahan terlihat terlalu lebay dengan drama politik yang mereka lakukan terutama Apa yang dilakukan oleh Anies Baswedan yang resmi dicalonkan oleh koalisi tersebut malahan partai Garuda menyarankan supaya koalisi perubahan secepatnya mengangkat ahy menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan.

Menurut waketum partai Garuda supaya koalisi perubahan secepatnya mengangkat Agus Harimurti Yudhoyono menjadi bakal cawapres mendampingi Anies Baswedan pada pilpres 2024 supaya tidak menyalahkan pemerintah Jokowi dikarenakan selama ini, mereka selalu menyalahkan Jokowi tentang isu dijegal dan lain sebagainya.

“Saya sarankan supaya mereka tidak lebay dan supaya orang lain juga pemerintah tidak disalahkan, silahkan deklarasikan anies ahy kan beres semuanya,” tegas Teddy

Wakil ketua umum partai Garuda menyarankan melalui akun Twitter miliknya supaya partai pendukung Anies Baswedan tidak lagi menyalahkan pihak yang lain sehingga tidak penuh drama politik yang dianggap masyarakat sudah terlalu lebay.

Malahan menurutnya apabila koalisi perubahan tidak berani menduakan Anis ahy artinya partai anggota koalisi perubahan sendiri yang memang tidak menginginkan mantan Gubernur DKI Jakarta untuk maju sebagai calon presiden.

Melalui akun Twitter miliknya, ia menantang kepada koalisi perubahan supaya mencalonkan ahy menjadi calon wakil presiden agar drama lebay tersebut selesai.

Sebelumnya diketahui apabila Teddy Gusnaidi sempat mengomentari terkait ancaman kekacauan sebagai akibat batalnya Anies Baswedan menjadi calon presiden di mana dalam cuitan ia mengatakan sejak kapan PKS Nasdem dan Demokrat mewakili penguasa dan apabila pendukung Anies Baswedan mau marah tidak menjadi capres maka Jangan menyalahkan pemerintah dan harusnya para pendukung menyalahkan tiga partai pengusung Anies Baswedan.

Menurutnya apabila hak Nasdem Demokrat dan PKS yang bisa membatalkan dukungannya kepada Anies Baswedan sehingga hal ini tidak dapat dianggap sebagai upaya penjegalan.

Malahan bukan hanya itu saja ia menganggap kepada orang yang berbicara pemerintah menjegal adalah orang tolol yang tidak mengerti undang-undang politik apalagi jika drama politik tersebut dimainkan oleh Anies Baswedan dan juga para politikus dari Koalisi perubahan.

Previous articleSandiaga Uno Resmi Didukung PPP Jadi Cawapres Ganjar Pranowo Sekarang Dekati Megawati
Next articleFakta Manik Marganamahendra Mantan Ketua BEM UI Resmi Masuk Perindo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here