Home Dalam Negeri Minyak Goreng Langka, Dedi Mulyadi Minta Bentuk Pansus

Minyak Goreng Langka, Dedi Mulyadi Minta Bentuk Pansus

215
0
Dedi Mulyadi Minyak Goreng Langka
Dedi Mulyadi Minyak Goreng Langka

SMARTLAPAK.COM – Minyak Goreng Langka, Dedi Mulyadi Minta Bentuk Pansus Dedi Mulyadi alias Kang Dedi selaku wakil ketua komisi 4 DPR RI dari Fraksi Golkar belum lama ini meminta dan mendorong kepada pihak DPR RI untuk membentuk panitia khusus atau kasus terkait permasalahan minyak goreng langka yang saat ini tengah terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.

Menurut Kang Dedi Mulyadi minyak goreng langka sudah menjadi isu yang sangat besar di Indonesia sehingga DPR RI perlu menempuh langkah pembuatan Pansus untuk mencari tahu terkait penyebab sebenarnya di lapangan dengan adanya kelangkaan minyak goreng sampai harus mengetahui siapa saja oknum nakal yang diduga sudah melakukan penimbunan terhadap minyak goreng.

Menurut Kang Dedi apabila permasalahan ini bukan masalah biasa dikarenakan dengan adanya Pansus maka mereka bisa melakukan penelitian dan penindaklanjutan dan mencari Siapa saja pelaku mafia minyak goreng yang sudah menimbun sehingga membuat minyak goreng langka dan mahal di pasaran.

“Untuk masalah ini kan harus diteliti dan ditindaklanjuti, siapa para pelaku mafia minyak goreng ini dikarenakan publik harus mengetahui para pelakunya supaya negeri ini tidak dimainkan oleh segelintir orang yang mengambil keuntungan di atas penderitaan masyarakat Indonesia,” kata Dedi Mulyadi.

Menurut Kang Dedi terkait usul pembentukan Pansus minyak goreng sebetulnya telah disetujui oleh wakil ketua DPR Rachmat gobel ketika memimpin rapat gabungan dari sejumlah komisi dalam membahas masalah minyak goreng yang langka Belum lama ini.

Menurut Dedi Mulyadi dirinya sangat berharap dengan adanya pembentukan Pansus dapat segera direalisasikan dalam waktu yang dekat dikarenakan Pansus ini tidak harus fokus untuk masalah minyak goreng akan tetapi dapat terkait masalah tata Niaga pangan yang lainnya.

Selanjutnya menurut Kang Dedi, dirinya mempunyai pandangan terkait masalah minyak goreng yang langka dan terjadi di berbagai wilayah di Indonesia pastinya akan membuat negara terlihat seperti kalah dengan kelompok mafia dikarenakan menurutnya kelangkaan minyak yang secara tiba-tiba hari ini setelah pemerintah menghapus harga kemasan.

“Sekarang setelah harga minyak goreng kemas di hapus lalu diserahkan kepada pasar minyak goreng banyak tuh di pasaran walaupun ternyata harganya sangat mahal. Artinya ada mafia yang memang nyimpen dulu Barang Lalu setelah dibuka ruang untuk dapat menjual dengan harga sesuai keinginan mereka, oknum mengeluarkan dan pastinya hal ini haruslah diketahui oleh publik,” tegas Kang Dedi

Diketahui sebelumnya apabila Menteri Dalam Negeri Muhammad Lutfi meminta maaf dikarenakan pihaknya belum bisa menangani permasalahan minyak goreng dan Kementerian Dalam Negeri menduga terkait kelangkaan minyak goreng di antaranya disebabkan adanya mafia dan spekulan ia mengambil keuntungan sehingga berbagai kebijakan yang sudah ia buat tidak efektif.

Selanjutnya menurut menteri Lutfi, dirinya mengaku mempunyai keterbatasan wewenang dalam masalah aturan undang-undang dalam mengusut tuntas mafia minyak goreng di mana menurutnya kebijakan yang bisa dilakukan oleh Nya hanya sebatas mengatur pasokan saja.

Menteri Dalam Negeri meminta terkait kelangkaan minyak goreng yaitu meminta bantuan kepada Satgas pangan Polri agar bisa menindak semua mafia dan para spekulan yang sudah mengatur minyak goreng sehingga sampai saat ini menjadi salah satu barang yang langka di Indonesia.

Previous article
Next articleJadwal Babak Kualifikasi MotoGP Mandalika 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here