Home Dalam Negeri Khalid Basalamah Sebut Wayang Haram Dikritik Politikus PDIP

Khalid Basalamah Sebut Wayang Haram Dikritik Politikus PDIP

183
0
Khalid Basalamah
Khalid Basalamah

SMARTLAPAK.COM – Khalid Basalamah Sebut Wayang Haram Dikritik Politikus PDIP Akibat Pernyataan di dalam dakwah yang berisi wayang haram dan sebaiknya dihancurkan ternyata isi ceramah Ustadz Khalid Basalamah sampai saat ini terus mendapatkan kecaman dari berbagai pihak seperti salah satunya dari para pelaku dalang yang ada di Indonesia, budayawan sampai yang terbaru dari partai PDIP Perjuangan.

PDI Perjuangan Jawa Barat secara tegas melakukan protes terkait isi ceramah Khalid Basalamah yang didalamnya mengharamkan wayang dan harus dimusnahkan di mana menurut Ono Surono selaku ketua DPD PDIP Jawa Barat menilai apabila bangsa dan budaya adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan sehingga ketika ada seorang penceramah yang mengharamkan wayang yang sudah sejak dulu menjadi kebudayaan Indonesia maka ia memastikan apabila penceramah tersebut tidak pancasilais.

Selanjutnya menurut ono Surono suatu bangsa bisa bertahan dari persaingan era globalisasi seperti sekarang ini dan juga bisa mengikuti perkembangan zaman pastinya tidak lepas dari identitas budaya dan jati diri sebagai sebuah bangsa dan sangat ironis ketika budaya Indonesia terus diinvasi budaya asing dan yang sangat tragis budaya nusantara yang sangat beragam ini justru diobok-obok mereka yang mengaku seorang ustad.

Selanjutnya menurut ketua DPD PDIP Jawa Barat apabila belakangan ini ruang diskursus para pelaku kebudayaan terutama pelestari wayang di Indonesia merasa terganggu dengan isi ceramah Ustadz Khalid Basalamah yang mengatakan jika wayang haram dan harus dimusnahkan.

Ono berpendapat apabila ucapan Basalamah merupakan sikap dan tindakan yang sangat tidak pancasilais dan sikap yang tidak mengetahui sejarah dan tidak mengerti Indonesia itu sendiri sehingga menurutnya hal ini menjadi bukti adanya upaya sistematis yang sedang dan pernah dilakukan beberapa oknum untuk mengaburkan jejak peradaban dan perjalanan kebudayaan nusantara.

Ono menegaskan apabila wa yang sangat berperan besar dalam membentuk masyarakat di Indonesia terutama di Jawa Barat sehingga dengan adanya upaya penghilangan merupakan tindakan yang tidak patut dan tidak cerdas malahan sangat berbahaya.

Selanjutnya dirinya menilai apabila upaya pengaburan jejak sejarah penjajahan gaya baru dengan cara menghilangkan dan memanipulasi kesadaran kolektif masyarakat itu sendiri apalagi mengatakan wayang dianggap sesat dikarenakan menurutnya sejatinya budaya tanpa agama sangat tidak bagus dan juga agama tanpa budaya tidak tepat.

Menurut Ono Surono berkepribadian dalam kebudayaan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah perjalanan bangsa apalagi menurutnya kebudayaan terutama wayang adalah keseluruhan dari hasil pikir dan olah fisik masyarakat untuk menjalani kehidupan sebagai manusia yang berbudaya dan di dalamnya mempunyai tata nilai yang sangat layak dan perlu diserap bersama-sama.

Pada masa Walisongo Sunan Kalijaga adalah Wali Allah yang sangat berpengaruh di kalangan para wali yang lain dan salah satunya untuk menyebarkan ajaran Islam di Pulau Jawa yaitu metode dakwah dengan menggunakan wayang yang diiringi gamelan gending dan tembang dan dengan metode ini sangat berhasil menggaet umat untuk masuk Islam.

Malahan menurut Ono Surono ustadz Khalid Basalamah sudah sangat tidak pancasilais dan dia pun mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melestarikan budaya yang ada di Jawa Barat dan di tempat lain dan bisa menempatkan budaya di posisi terhormat di tengah masyarakat dikarenakan banyak inspirasi dari cerita pewayangan yang dapat diambil untuk kehidupan bermasyarakat.

Previous articleDaftar Harga BBM Non Subsidi Naik Pada Hari Sabtu 12 Februari 2022
Next articleGunung Kelud Meletus Abu Vulkanik Sampai Ke Ciamis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here