Home Dalam Negeri Gedung SMPN 1 Cikelet Garut Ternyata Dibakar Mantan Guru Honorer

Gedung SMPN 1 Cikelet Garut Ternyata Dibakar Mantan Guru Honorer

196
0
Pelaku Pembakaran SMPN 1 Cikelet Garut Kompas
Pelaku Pembakaran SMPN 1 Cikelet Garut Kompas

SMARTLAPAK.COM – Gedung SMPN 1 Cikelet Garut Ternyata Dibakar Mantan Guru Honorer Masyarakat Kabupaten Garut dan sekitarnya Dihebohkan dengan kasus pembakaran 2 gedung di SMPN 1 cikelet yang ada di Kabupaten Garut Jawa Barat pada hari Jumat 14 Januari 2022. Setelah beberapa hari pihak kepolisian melakukan pencarian terkait pelaku pembakaran dan ternyata belakangan ini diketahui apabila pelaku diketahui mantan guru honorer di sekolah tersebut.

Seperti diketahui apabila Gedung SMPN 1 Cikelet Garut terbakar hangus oleh pelaku yang tidak bertanggung jawab dan setelah pihak kepolisian Garut melalui Polres Garut melakukan penyelidikan dan ternyata untuk pelaku diketahui yang diduga menjadi pelaku pembakaran yaitu mantan guru honorer di sekolah ini.

Menurut AKP Dede Sopandi selaku kepala satuan reserse kriminal Polres Garut apabila pelaku diketahui mantan guru honorer di sekolah tersebut dan berinisial Ma ma di mana pelaku bertugas di sekolah ini semenjak tahun 1996 sampai tahun 1998.

Selanjutnya menurut AKP Dede untuk motif aksi pembakaran gedung sekolah tersebut diduga dikarenakan pelaku merasa sakit hati yaitu dari pengakuan pelaku dirinya sakit hati dikarenakan pihak sekolah tidak memberikan haknya sebagai guru honorer terutama oleh kepala sekolah di SMPN 1 cikelet Garut.

“Jadi untuk motif pembakaran sekolah tersebut yaitu didasarkan rasa sakit hati dan menurut pengakuan tersangka dikarenakan tidak diberikan haknya sebagai guru honorer oleh pihak sekolah,” tegas Dede

Pelaku yang merasa sakit hati dikarenakan gaji sebagai guru honorer yang seharusnya diberikan pihak sekolah yaitu sebesar 6 juta ternyata tidak diterima oleh pelaku pelaku sempat menanyakan gaji tersebut kepada pihak sekolah akan tetapi tidak ada realisasi sampai sekarang.

Selanjutnya pelaku pun merencanakan aksi pembakaran 2 bangunan sekolah dan diduga pelaku dengan sengaja membeli bahan bakar minyak dan selanjutnya membakar pintu ruangan sekolah dengan media kertas yang ditaruh di bawah pintu masuk ya memang terbuat dari kayu sehingga akibatnya pintu terbakar dan 2 gedung terbakar hangus.

Akibat aksi pembakaran sekolah di Garut tersebut, mantan guru honorer dijerat dengan pasal 187 KUHP dengan hukuman ancaman 12 tahun penjara dan selanjutnya terkait pelaku mengalami gangguan jiwa menurut Dede pihaknya belum bisa memastikan terkait masalah tersebut.

Previous articleFakta Warna Pelat Nomor Kendaraan Putih Akan Dimulai Tahun 2022
Next articleWarga Kampung Miliarder Tuban Yang Mendadak Susah Menuntut Pertamina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here