Home Dalam Negeri Bawa Anies di Kasus Korupsi Formula E KPK Diminta Menjelaskan SOP

Bawa Anies di Kasus Korupsi Formula E KPK Diminta Menjelaskan SOP

119
0
Bawa Anies Di Kasus Korupsi Formula E KPK Diminta Menjelaskan SOP
Bawa Anies Di Kasus Korupsi Formula E KPK Diminta Menjelaskan SOP

SMARTLAPAK.COM – Bawa Anies di Kasus Korupsi Formula E KPK Diminta Menjelaskan SOP Benny K Harman selaku Anggota Komisi III DPR RI belum lama ini meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK untuk memberikan penjelasan tentang sop penetapan tersangka terutama setelah pihak KPK bahwa nama Anies Baswedan dalam kasus dugaan korupsi balapan Formula E.

Diketahui Apabila pihak KPK Belum lama ini dikabarkan membawa nama Anies Baswedan pada kasus korupsi formula e sehingga pihak dPR RI yaitu Benny K Harman meminta supaya KPK memberikan penjelasan tentang standar operasional prosedur atas penetapan tersangka di mana ia menanggapi dan beranggapan jika hal tersebut sangat penting supaya lembaga anti rasuah tersebut tidak dianggap subjektif untuk proses penanganan perkara.

Menurut Benny jangan sampai dengan tiba-tiba seseorang langsung menjadi tersangka sehingga pihaknya ingin mengetahui proses tersebut terutama masalah sop yang selama ini dipegang oleh KPK.

Menurut pandangannya Apabila pihak Komisi Pemberantasan Korupsi memperoleh kewenangan luar biasa untuk penindakan perkara korupsi di mana hal tersebut sudah sesuai dengan undang-undang no 19 tahun 2019 terkait KPK.

Sehingga sangat penting bagi publik agar mengetahui mekanisme penanganan perkara supaya ada transparansi di dalam kinerja KPK dan jangan sampai ada muncul kesan seperti kPK langsung menetapkan tersangka kepada orang lain.

Selanjutnya Benny menyinggung terkait dugaan korupsi balapan Formula e yang selama ini kerap dikaitkan dengan Anies Baswedan selaku mantan Gubernur DKI Jakarta di mana menurutnya isu tersebut muncul dikarenakan situasi politik menjelang Pemilu 2024.

“Ini permasalahan politik misalnya Anies formula kan akibatnya ini. Menjadi tersangka apa tidak ini kan akibat pemilu dalam waktu dekat,” kata Benny

Selanjutnya ya mempertanyakan modulnya direktur penutupan KPK Fitrah menurut Cahyanto dan ia pun menanyakan kepada KPK sendiri terkait permasalahan tersebut sehingga harus dijawab sendiri oleh lembaga kPK.

Seperti diketahui sebelumnya apabila mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat memberikan keterangan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi tentang kasus dugaan korupsi formula e pada tanggal 7 September 2022.

Akan tetapi sampai sekarang ini dugaan korupsi tersebut dikabarkan masih dalam tahap penyelidikan dimana pihak KPK belum menaikkan statusnya ke tahap penyidikan dan KPK belum menetapkan seorangpun sebagai tersangka kasus korupsi Formula E.

Previous articlePengamat Politik Menilai Ridwan Kamil Akan Jadi Calon Wapres Anies Baswedan
Next article7 Poin Perjanjian Dari Surat Utang Anies Yang Bocor di Internet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here